Oli adalah nyawa mesin motor. Salah pilih oli tidak langsung membuat motor rusak, tapi pelan-pelan mesin jadi kasar, boros bensin, dan umurnya lebih pendek. Kabar baiknya, memilih oli yang tepat sebenarnya tidak sulit. Ada tiga hal utama yang perlu diperhatikan.
1. Cek buku manual motor Anda
Cara paling aman: buka buku manual dan lihat oli yang disarankan pabrikan. Di sana tertulis kekentalan yang cocok (misalnya 10W-30 atau 10W-40) dan jenis oli yang dianjurkan. Pabrikan sudah menguji mesinnya sendiri, jadi anjuran ini bukan sekadar formalitas.
Kalau buku manualnya hilang, informasi yang sama biasanya bisa dicari di internet dengan mengetik tipe motor Anda.
2. Pahami kode kekentalan (SAE)
Di setiap botol oli ada kode seperti SAE 10W-40. Artinya sederhana:
- Angka di depan huruf W (singkatan winter) menunjukkan kekentalan saat mesin dingin. Makin kecil angkanya, makin encer olinya saat mesin baru dinyalakan.
- Angka di belakang menunjukkan kekentalan saat mesin panas. Makin besar angkanya, makin kental olinya saat suhu kerja.
Untuk iklim Indonesia, kebanyakan motor memakai 10W-30, 10W-40, atau 20W-40 — sesuai anjuran pabrikan masing-masing. Motor keluaran baru umumnya memakai oli yang lebih encer, motor tua biasanya lebih cocok dengan oli yang lebih kental.
3. Bedakan oli motor matic dan motor manual
Ini kesalahan yang paling sering terjadi. Oli motor matic dan motor manual itu berbeda dan tidak boleh ditukar.
- Motor manual (bebek dan sport) memakai oli dengan kode JASO MA. Oli ini dirancang untuk kopling basah, di mana oli mesin juga membasahi kampas kopling.
- Motor matic memakai oli dengan kode JASO MB. Kopling motor matic kering, jadi olinya dibuat lebih licin untuk menghemat tenaga.
Kalau motor matic diisi oli JASO MA, tenaganya sedikit berkurang. Sebaliknya, kalau motor manual diisi oli JASO MB, kopling bisa selip. Selalu cek kode JASO di kemasan.
Pilih merek yang jelas dan mudah didapat
Semua merek besar — Pertamina Enduro, Yamalube, Motul, Shell, Federal, Castrol — punya kualitas yang baik selama barangnya asli. Yang lebih penting dari merek adalah dua hal:
- Keaslian barang. Beli di toko atau bengkel yang jelas sumbernya. Oli palsu paling banyak beredar lewat penjual yang tidak jelas dengan harga terlalu murah.
- Kemudahan mendapat oli yang sama. Mesin lebih baik memakai satu jenis oli secara konsisten daripada ganti-ganti merek setiap servis.
Jangan lupa jadwal gantinya
Oli terbaik pun tidak berguna kalau jarang diganti. Untuk pemakaian normal, oli motor diganti setiap 2.000–3.000 km, atau lebih cepat kalau motor sering dipakai membonceng beban berat atau menempuh jalanan macet.
Untuk bengkel dan toko: pastikan stok oli Anda asli
Kalau Anda pemilik bengkel atau toko onderdil di wilayah Jember dan sekitarnya, pastikan oli yang Anda jual berasal dari jalur resmi. Duajaya Oli Jember menyediakan oli motor dan mobil merek Pertamina Enduro, Yamalube, Motul, Shell, Federal, dan Castrol dengan harga grosir — semua dijamin asli.
Hubungi kami lewat WhatsApp di +62 878-5794-5938 untuk daftar harga, atau kunjungi toko kami di Jl. Imam Bonjol No. 59, Jember.